Thiago kemudian menerima sertifikat pada akhir 2023. Bek Fluminense itu disebut tidak pernah menggunakan dokumen tersebut.

Nama Thiago Silva memang muncul dalam investigasi terkait lisensi tersebut. Namun, ia tidak disebut sebagai pihak yang membuat atau memalsukan dokumen.

Felipe Melo juga disebut dalam investigasi. Namun, mantan gelandang Palmeiras dan Fluminense itu justru mengaku mulai curiga ketika kelas tatap muka yang dijanjikan tidak kunjung dilaksanakan.

Felipe kemudian menghapus unggahan yang berkaitan dengan ATFA dari media sosialnya dan meminta uangnya kembali. Menurut laporan UOL, ia berhasil mendapatkan pengembalian dana setelah berhadapan dengan Mancuso.

"Ketika saya mulai menagih soal kelas tatap muka dan Mancuso tidak pernah menjadwalkannya, saya membayangkan lisensinya mungkin palsu. Saya berpikir, 'Ini ada yang tidak beres'. Hal pertama yang saya lakukan adalah menghapusnya dari media sosial karena saat itu saya menunjukkan bahwa saya adalah anggota ATFA. Kemudian saya meminta uang saya kembali. Berbeda dengan banyak orang, saya berhasil mendapatkannya kembali."

Lisensi Felipe Melo termasuk enam dokumen yang sempat masuk dalam penyelidikan kepolisian Argentina pada 2025.

Kontroversi tersebut semakin besar setelah ATFA membantah memiliki hubungan resmi dengan Mancuso. Sekretaris Jenderal ATFA, Salvador Pasini, menyatakan Mancuso bukan bagian dari jajaran direksi, tidak memiliki jabatan di organisasi tersebut, tidak memiliki hubungan kontraktual, dan tidak mendapat kewenangan untuk mewakili ATFA.

"ATFA tidak mengakui tindakan apa pun yang dilakukan atau diklaim dilakukan oleh Mancuso atas nama organisasi. Dia bukan bagian dari Dewan Direksi, tidak memiliki jabatan yang berwenang di ATFA, tidak memiliki hubungan kontraktual dengan institusi, dan tidak berwenang bertindak atau mewakili organisasi."