ATFA juga menyatakan setiap tawaran, penarikan pembayaran, atau pengiriman dokumen yang dilakukan Mancuso dengan mengatasnamakan organisasi tidak berhubungan dengan ATFA.
Mancuso sendiri membantah menjual dokumen palsu maupun menerima uang dari para pemain. Ia mengatakan hanya membantu memberikan kontak kepada pemain yang ingin mengetahui proses mendapatkan lisensi kepelatihan di Argentina.
"Saya tidak pernah menjadi bagian dari ATFA, saya hanya seorang komentator radio," kata Mancuso dalam keterangannya kepada UOL.
Keabsahan dokumen yang beredar semakin dipertanyakan setelah investigasi menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya adalah sertifikat bertanggal Desember 2023 yang memuat tanda tangan VΓctor Cocco, mantan direktur ATFA yang telah meninggalkan jabatannya pada 2020.
Dokumen-dokumen lainnya juga disebut memiliki berbagai inkonsistensi, seperti kesalahan penulisan, kode QR yang tidak valid, serta data yang tidak sesuai dengan proses pendidikan resmi.
ATFA menyatakan seluruh dokumen yang dikirim melalui Mancuso adalah palsu dan tidak memiliki hubungan dengan organisasi tersebut.
Kasus ini sebelumnya juga sempat masuk dalam penyelidikan aparat Argentina pada 2025. Menurut laporan UOL, perkara tersebut kemudian diarsipkan karena tidak ditemukan unsur tindak pidana.