Kebiasaan berikutnya adalah membatasi penggunaan ponsel, terutama sesaat setelah bangun tidur dan menjelang tidur. Schneider menjelaskan bahwa kebiasaan memeriksa ponsel ketika masih berada di tempat tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan suasana hati.

Paparan informasi, pesan pekerjaan, serta aktivitas media sosial pada pagi dan malam hari juga dapat meningkatkan kecemasan. Karena itu, ia menyarankan agar seseorang tidak menjadikan ponsel sebagai hal pertama yang diperiksa setelah bangun tidur maupun sebelum beristirahat.

Selain itu, menjaga pola makan bergizi juga berperan dalam mencegah burnout. Schneider menyarankan konsumsi lima hingga sembilan porsi buah dan sayuran setiap hari.

Ia mengutip penelitian terhadap tenaga kesehatan yang menemukan bahwa kelompok dengan pola makan kaya nutrisi memiliki skor burnout lebih rendah. Pola makan Mediterania yang mengutamakan sayuran, kacang-kacangan, dan minyak zaitun juga disebut dapat membantu mengurangi risiko kelelahan kerja.