"Keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dapat memperkaya perspektif, mendorong inovasi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan," imbuh Veranita.

Sebagai informasi, BTW 2026 mempertemukan pelaku industri, pemimpin teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong kolaborasi serta inovasi digital. Forum bertema 'Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further' itu menghadirkan 13 program teknologi dalam satu agenda bertaraf internasional.

Lebih dari 5.000 delegasi dari puluhan negara hadir dalam kegiatan tersebut. Telkom bersama operating company (OpCo) di lingkungan TelkomGroup berpartisipasi melalui pameran yang menampilkan kapabilitas, infrastruktur, dan solusi digital untuk kebutuhan industri serta agenda pembangunan digital nasional.

Pada hari pertama, BTW 2026 mengulas beragam isu strategis melalui sesi panel dan pemaparan sejumlah tokoh. Mereka antara lain Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi RI Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, serta Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno.

Paparan para tokoh membahas arah kebijakan, pengembangan ekosistem digital, dan peluang kolaborasi untuk mendukung transformasi digital Indonesia.

Untuk mendukung pembangunan dan kedaulatan digital nasional, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dengan tiga pilar utama. Ketiganya adalah Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience.