NADIKABAR.COM β Indonesia kembali menorehkan capaian dalam pelestarian warisan dokumenter dunia dalam penetapan sidang UNESCO Memory of the World Committee for Asia and the Pacific (MoWCAP) General Meeting ke-11.
Sidang tersebut berlangsung di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta pada Kamis, yang menetapkan tiga warisan sebagai ingatan kolektif dunia yakni Boβ Sangaji Kai, Kidung Bhuwana WinΔΕa, dan koleksi Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.
Kepala ANRI selaku Ketua Memory of the World Indonesia Mego Pinandito mengatakan, capaian tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam pelestarian warisan dokumenter.
"Kepercayaan UNESCO MoWCAP kepada Indonesia melalui ANRI untuk menjadi tuan rumah menjadi sebuah kehormatan dan bentuk penghargaan dunia terhadap pelestarian warisan dokumenter di Indonesia," katanya.
Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas nilai penting ketiga warisan dokumenter dalam merekam perjalanan sejarah, tradisi intelektual, serta hubungan sosial dan budaya masyarakat Indonesia dengan kawasan Asia Tenggara.