"Kita mulai dari langkah-langkah kecil, tetapi hasilnya harus terukur dan benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Manfaat TEP juga menjangkau masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lereh, Kabupaten Jayapura. Di wilayah dengan topografi pegunungan tersebut, keterbatasan sinyal selama ini menghambat pelayanan kesehatan dan pengembangan usaha warga.

Tim Telekomunikasi TEP Institut Teknologi Bandung (ITB) kemudian memetakan titik-titik kendala jaringan dan menguji pemasangan penguat sinyal lokal di Puskesmas Pembantu SP4. Akses tersebut dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan sekaligus operasional situs Lereh Pharma yang dikembangkan untuk memperluas pemasaran produk masyarakat.

"Solusi yang kami usulkan adalah membangun penguat atau perluasan jaringan lokal yang bersumber dari sinyal Telkomsel di kawasan yang sulit sinyal. Pada bulan kedua, kami menguji cobanya di Puskesmas Pembantu SP4," kata anggota Tim Telekomunikasi TEP ITB, Aldo Gusti Rahman.

Di Kampung Omon Jaya, TEP juga menemukan hampir 100 anak tidak bersekolah akibat keterbatasan sarana dan transportasi. Untuk membuka kembali akses belajar, tim mengaktifkan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai pusat pembelajaran bagi anak sekolah maupun anak putus sekolah.

Pengelolaannya diserahkan kepada warga melalui pembentukan kembali struktur kepengurusan. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar tetap berjalan setelah masa tugas TEP berakhir.

"Solusi yang kami tawarkan adalah mengaktifkan kembali Taman Bacaan Masyarakat berbasis inklusi sosial sebagai learning center, tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga anak putus sekolah. Kepengurusannya kami susun kembali dengan pendekatan self-help development agar warga dapat mengelolanya secara mandiri dan TBM tidak kembali terbengkalai," ujar anggota TEP klaster pendidikan Universitas Bengkulu, Fendri Febrianti.

Sementara itu, persoalan dasar yang telah berlangsung selama puluhan tahun mulai ditangani melalui pembangunan sistem distribusi air bersih di Lereh. Jaringan perpipaan dilanjutkan agar air dapat mengalir lebih dekat ke permukiman sehingga warga tidak lagi menghadapi kesulitan yang sama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.