Pertapindo menetapkan pemenang berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri IFRC 2026. Dewan juri yang kompeten dan berkaliber internasional ini terdiri atas para ahli tanggap darurat dari perusahaan pertambangan dan energi, lembaga pencarian dan pertolongan, serta pemadam kebakaran di Indonesia, Malaysia, Peru, dan Australia.Keberagaman keahlian ini mendukung penilaian kompetisi sekaligus membuka ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para peserta.

Kapten Tim Kamoro PTFI Randy Julius, mengatakan gelar Juara Umum I diraih berkat kerja keras, disiplin, latihan, dan kekompakan tim. Ia mengapresiasi dukungan manajemen PTFI, pembina, dan pelatih, serta berharap pengalaman dari kompetisi dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

"Misi utama seorang rescuer adalah melindungi dan menyelamatkan nyawa manusia," ujarnya.

IFRC menjadi wadah bagi personel tanggap darurat untuk menguji kemampuan teknis, ketahanan fisik, ketepatan prosedur, dan koordinasi tim. Melalui kompetisi ini, Pertapindo dan PTFI mendorong peningkatan kesiapsiagaan serta penguatan budaya keselamatan di sektor pertambangan dan energi.