NADIKABAR.COM — Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mendorong adanya perubahan skema subsidi BBM dari subsidi melalui harga menjadi bantuan atau kompensasi langsung kepada masyarakat yang berhak. Hal ini dinilai bisa membuat subsidi BBM tepat sasaran.

Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu menjelaskan selama ini skema BBM subsidi melalui harga kurang tepat. Menurutnya, masih ada masyarakat yang mampu menggunakan BBM subsidi.

"Jadi bagaimana kita lebih dialihkan. Bukan melalui harga, tapi melalui kompensasi langsung ke yang memang berhak mendapat kompensasi subsidi BBM," ujar Mari Elka dalam acara Memorial Lecture Edisi Khusus 100 Tahun Frans Seda di Universitas Atma Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026).

Mari Elka mengatakan berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap perubahan skema tersebut berpotensi membuat penyaluran subsidi lebih tepat sasaran. Selain itu, perubahan skema ini kata Mari Elka juga bisa menghemat anggaran subsidi BBM. Dari penghematan itu bisa dialihkan untuk program lainnya.

"Itu sudah dengan analisa hitung-hitungannya itu bisa menghemat subsidi BBM yang akhirnya bisa digunakan untuk hal lain. Apakah kesehatan, apakah pendidikan, apakah infrastruktur," terangnya.