Ogan Ilir merupakan salah satu sentra produksi ikan patin di Sumsel dengan produksi mencapai 4.865 ton pada 2024 atau meningkat 51 persen dibandingkan 2020.

Peluang investasi tersebut mencakup integrasi pengolahan ikan, penyediaan pakan, hingga produksi filet beku dalam satu kawasan untuk memenuhi kebutuhan pasar makanan beku (frozen food) yang diperkirakan tumbuh hampir tujuh persen per tahun.

Selanjutnya, proyek ketiga berupa peternakan dan pengolahan sapi potong di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan nilai investasi 27,84 juta dolar AS.

Pengembangan usaha tersebut dirancang melalui ekosistem terintegrasi mulai dari pembibitan, penggemukan, rumah potong hewan, hingga pabrik pakan. Proyek itu juga didukung potensi pasokan bungkil sawit mencapai 29.900 ton per tahun untuk menekan biaya produksi pakan ternak.

Lalu, proyek keempat berupa budidaya udang vaname di Kabupaten OKI dengan nilai investasi 33,2 juta dolar AS dan periode pengembalian investasi diperkirakan tiga tahun.