Menurut dia, Kya Jo tidak memaksakan diri mengambil gelombang yang berpotensi membuatnya terkena pelanggaran (interference) karena pertandingan baru dimulai.

"Lebih baik daripada kami kena interference di awal karena rebutan ombak, apalagi baru pada awal heat. Tahu-tahu itu jadi ombak terbaik. Tapi karena akhirnya tetap dapat hasil baik, dia turun ke round 3," kata Arya.

Arya memastikan kondisi seluruh atlet Indonesia dalam keadaan prima dan tidak mengalami kendala selama menjalani pertandingan.

"Atlet kondisi prima. Hotel juga bagus sekali di pantai Tahara ini. Kami sangat senang dengan tuan rumah. Untuk event organizer surfing-nya juga luar biasa," kata Arya.

Ia menambahkan bahwa penyesuaian terbesar yang harus dilakukan para atlet selama kompetisi justru berasal dari perubahan kondisi alam.

"Alam saja. Bayangkan, dari empat hari lalu ombaknya ada meter, tiba-tiba rata," ujar Arya.

Babak ketiga nomor papan pendek putra dijadwalkan berlangsung di Long Beach, Jepang, Minggu (27/9).