Dia juga mengapresiasi kedatangan jajaran DPP Hanura ke Provinsi Sulut, karena memberi tambahan energi dan semangat perjuangan para kader dalam menghadapi kontestasi demokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara untuk kabupaten/kota, Ade mentargetkan tidak muluk muluk yaitu minimal tiga anggota dewan atau satu fraksi di setiap kabupaten/kota. β€œkita tidak muluk-muluk, yaitu satu fraksi per kabupaten/kota. Itu tidak muluk-muluk. Kenapa? Karena sampai sekarang pun kita masih memiliki anggota DPRD aktif.” Ujar Ade.

"Kehadiran Tim Task Force di Provinsi Sulawesi Utara, memperkuat semangat kami untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu basis kekuatan Hanura. Di provinsi ini ada Sekjen kita, Bapak Benny Ramdhani, yang notabene adalah pentolan politisi dari Sulawesi Utara," ujarnya.

Soal keyakinan menghadapi Pemilu, Apriano menambahkan, pihaknya mengapresiasi semangat dan soliditas para kader Hanura di Provinsi Sulut. Terlebih, sebagian besar kader Hanura di Provinsi Sulut, termasuk para kader baru, memiliki pengalaman dalam menghadapi kontestasi Pileg hingga Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

Konsolidasi di Sulut selain dihadiri semua unsur DPD, DPC, dan Anggota Dewan, juga dihadiri orsap Partai seperti Srikandi Hanura, Pemuda Hanura dan Laskar Muda Hanura.