NADIKABAR.COM β€” Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan pihaknya menggelar konsolidasi di Sulawesi Utara (Sulut) agar kepengurusan dan soliditas kader semakin terkonsolidasi, serta siap menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.

"Di masa lalu, potensi Hanura di sini (Provinsi Sulut) cukup besar. Hari ini, kita mulai membangkitkan kembali, menjemput yang tertinggal dan memungut yang tercecer. Seluruh kader semakin solid dan siap berkompetisi," kata Rio dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Hal itu disampaikan seusai konsolidasi dengan DPD, DPC, dan legislator Hanura se-Provinsi Sulut, di Manado, Selasa (20/10) malam.

Kehadiran Tim Task Force Di Provinsi Sulawesi Utara mendapat apresiasi yang sangat tinggi. Seluruh kader unsur Pengurus DPD, DPC di 15 kabupaten/kota serta Anggota DPRD serta organisasi sayap partai, hadir dan antusias menyaksikan arahan dari Ketua Tim Task Force Patrice Rio Capella untuk meraih kemenangan di pemilu 2029.

Ria mengatakan, dia mengapresiasi semangat kader-kader Hanura di Provinsi Sulut. Menurut Rio, jajaran pengurus dan kader Hanura se-Provinsi Sulut bekerja cepat dalam melakukan konsolidasi dan pembentukan pengurus hingga ke tingkat akar rumput.

"Apinya cepat menyala di sini. Mereka hampir menyelesaikan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan, serta terus bekerja dalam pembentukan pengurus di tingkat Ranting, di 3.700 desa/kelurahan se-Provinsi Sulawesi Utara," tuturnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, urai Rio, Provinsi Sulut berpotensi menyumbangkan satu kursi DPR di Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Selain itu, Hanura juga berpotensi menambah raihan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di tingkat provinsi, serta kabupaten dan kota di Provinsi Sulut.

"Untuk DPRD Provinsi, kami berpotensi mendapat kursi di lima daerah pemilihan (dapil). Di antaranya, Dapil Bolaang Mongondow Raya, Dapil Talaud, dan Dapil Kota Manado," kata Rio.

Di DPRD tingkat kabupaten dan kota, tambah Rio, Hanura menargetkan meraih dua kursi Dewan dari setiap dapil pada Pileg mendatang.

"Misalnya, di Bolaang Mongondow, ada dapil dengan tiga kursi yang bisa kami peroleh satu, dan ada juga yang dua. Mudah-mudahan target itu bisa tercapai dengan tenaga dan kader yang dimiliki Hanura saat ini," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD hanura Sulut, Apriano Ade Saerang memastikan, pihaknya siap bekerja dan memperjuangkan target satu kursi DPR di Pileg mendatang.

Dia juga mengapresiasi kedatangan jajaran DPP Hanura ke Provinsi Sulut, karena memberi tambahan energi dan semangat perjuangan para kader dalam menghadapi kontestasi demokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara untuk kabupaten/kota, Ade mentargetkan tidak muluk muluk yaitu minimal tiga anggota dewan atau satu fraksi di setiap kabupaten/kota. β€œkita tidak muluk-muluk, yaitu satu fraksi per kabupaten/kota. Itu tidak muluk-muluk. Kenapa? Karena sampai sekarang pun kita masih memiliki anggota DPRD aktif.” Ujar Ade.

"Kehadiran Tim Task Force di Provinsi Sulawesi Utara, memperkuat semangat kami untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu basis kekuatan Hanura. Di provinsi ini ada Sekjen kita, Bapak Benny Ramdhani, yang notabene adalah pentolan politisi dari Sulawesi Utara," ujarnya.

Soal keyakinan menghadapi Pemilu, Apriano menambahkan, pihaknya mengapresiasi semangat dan soliditas para kader Hanura di Provinsi Sulut. Terlebih, sebagian besar kader Hanura di Provinsi Sulut, termasuk para kader baru, memiliki pengalaman dalam menghadapi kontestasi Pileg hingga Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

Konsolidasi di Sulut selain dihadiri semua unsur DPD, DPC, dan Anggota Dewan, juga dihadiri orsap Partai seperti Srikandi Hanura, Pemuda Hanura dan Laskar Muda Hanura.