Sertifikasi menjadi indikator penting bahwa proses produksi dijalankan sesuai standar kualitas, keamanan, dan tata kelola yang baik. Karena itu, pemilik brand perlu memastikan calon perusahaan maklon atau OEM memiliki sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan brand, baik sertifikasi tingkat nasional maupun internasional.

PT Mitrapak Eramandiri telah memiliki SEDEX-SMETA dan URSA untuk Responsible Sourcing, ISO 22716:2007 untuk Good Manufacturing Practices (GMP) kosmetik, ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu, sertifikasi GMP BPOM RI, serta Sistem Jaminan Produk Halal. Kombinasi sertifikasi tersebut menunjukkan komitmen perusahaan pada sistem operasional yang terdokumentasi dan diaudit secara berkala.

"Bagi kami, sertifikasi adalah bentuk komitmen kami tidak hanya pada brand-brand yang telah percaya kepada kami, tapi juga pada semua end user yang menggunakan produk-produk kami, dan seluruh karyawan yang menjadi bagian dari keluarga besar PT Mitrapak Eramandiri", Direktur Operasional PT Mitrapak Eramandiri Surabaya, Firman dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

3. Perhatikan kemampuan inovasi dan pengalaman mengembangkan berbagai kategori produk

Persaingan di industri personal care semakin ketat sehingga diferensiasi produk menjadi faktor penting. Oleh karena itu, kemampuan perusahaan maklon atau OEM dalam melakukan riset, menciptakan formulasi baru, dan mengikuti tren pasar perlu menjadi salah satu pertimbangan.

Mitrapak Eramandiri memiliki tim R&D yang mengembangkan berbagai kategori produk, mulai dari hair care, body care, baby care, face care, hingga home care atau PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga). Kemampuan ini memungkinkan perusahaan membantu brand menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar sekaligus memenuhi regulasi yang berlaku.

Pengalaman menangani beragam kategori produk juga menjadi nilai tambah ketika sebuah brand ingin memperluas portofolio produknya di masa depan.

4. Pilih perusahaan yang memiliki komitmen terhadap ESG dan keberlanjutan