"Kita buktikan lagi, ya. Nanti 3 tahun lagi kita kumpul lagi. Kita sekarang selalu bicara dengan bukti, ya!" jelas Prabowo.

Prabowo pun menjanjikan akan memberikan tanda kehormatan jika target tersebut dapat tercapai kurang dari 3 tahun. Hal ini berkaca berdasarkan rekam jejak keberhasilan program strategis sebelumnya, seperti swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target awal.

"Dulu swasembada pangan saya beri target 4 tahun, tim ekonomi, tim pertanian, tim pangan berhasil 1 tahun. Berarti kalau saya kasih target 3 tahun untuk tim energi, ya. Nggak lah, udah 2 tahun lah, ya kan. Kalau berhasil 2 tahun tim energi, dapat bintang lagi aku kasih tanda kehormatan," beber Prabowo.

Total keseluruhan dari proyek PLTS 100 GWp ini membutuhkan investasi sebesar US$ 73 miliar atau setara Rp 1.140 triliun. Dari proyek tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut dapat menekan anggaran subsidi hingga Rp 73,9 triliun per tahun.

"Total investasinya, Bapak Presiden, dari 100 gigawatt adalah kurang lebih sekitar 73 miliar US dollar atau setara dengan Rp 1.140 triliun lebih. Dari total pekerjaan ini, bisa kita melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun Rp73,9 triliun," ujar Bahlil.