Disinggung soal efektivitas di lapangan, Ari menyebutkan bahwa hasil penyiraman mulai menunjukkan progres positif menjelang sore hari. Kendati demikian, petugas masih akan melakukan pemantauan lanjutan pada malam hari menggunakan wahana nirawak (drone) guna memastikan kondisi riil di titik kebakaran.
"Kalau sore tadi ya kelihatan agak bisa padam gitu. Ya nanti malam ini kita mau lihat lagi pakai drone, Mbak. Tapi titik-titik api yang kecil itu masih ada, Mbak, memang masih ada beberapa yang asapnya masih ngebul," kata Ari.
Untuk mendukung kelancaran operasi udara tersebut, suplai air diambil langsung dari Sungai Bengawan Solo yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi titik api. Mengingat masih adanya sisa titik api kecil dan kepulan asap, BPBD Solo memastikan operasi pemadaman via udara ini akan kembali dilanjutkan keesokan harinya.
"Besok rencana juga akan dilanjutkan lagi. Kita mainnya mungkin dari lereng yang sebelahnya itu, nanti kita maksimalkan sama dari bawah gitu saja," pungkasnya.