Demi memastikan seluruh program berjalan terarah, kebutuhan infrastruktur ini harus disusun ketat berdasarkan skala prioritas. Keterbatasan sumber daya menuntut adanya perencanaan pembangunan yang sangat matang dan terukur. Target pembenahan besar-besaran ini tentunya tidak bisa dikerjakan secara bersamaan dalam satu waktu.
Deputi Edi Nurhabad juga diminta meneruskan Program Bedah Rumah sebanyak 15.000 unit di berbagai kawasan perbatasan. Proyek hunian ini berjalan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pelaksanaannya akan terus dikoordinasikan secara aktif bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sinergi lintas kementerian dan lembaga diyakini menjadi motor penggerak utama dalam mengelola infrastruktur beranda terdepan negara. Tito pun menaruh harapan besar kepada pejabat baru agar mampu mengeksekusi peta jalan pembangunan berkelanjutan tersebut.
"Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Selamat bergabung, mudah-mudahan bisa membawa perubahan positif dan tidak hanya larut dalam kegiatan rutin semata," pungkas Tito.