NADIKABAR.COM — Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau tanggul sungai yang terdampak banjir susulan di Kabupaten Pidie Jaya. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memetakan upaya penanganan yang perlu dilakukan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah tanggul Sungai Krueng Meureudu di Desa Dayah Usen. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ini bersama rombongan menyusuri tanggul tersebut dan berdialog langsung dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I Asyari.

Selain itu, Tito juga meninjau tanggul Sungai Alue Keutapang yang turut terdampak banjir susulan. Ia juga sempat meninjau lahan sawah yang mengalami kerusakan berat dan kini telah ditanami jagung di Desa Beuringen.

Tito menjelaskan, bencana susulan seperti banjir menjadi hambatan dalam upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Sejumlah infrastruktur, seperti jembatan dan jalan yang sudah diperbaiki, kembali terdampak.

Bahkan, sejumlah permukiman yang sudah dibersihkan kini kembali dipenuhi lumpur. Hal itu disampaikan Tito saat berada di Desa Alue Keutapang, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, hari ini.

"Di daerah Aceh, Sumatera Utara bagian barat, selain bagian timur, Sumatera Barat, itu curah hujan masih tinggi terus. Bahkan di musim kemarau kemarin tetap juga tinggi, sehingga mengakibatkan banjir lagi, banjir lagi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).