Terlepas dari itu, Tito mengaku bersyukur karena upaya modifikasi cuaca di Kalimantan, khususnya di Palangka Raya berhasil dilakukan. Namun, lagi-lagi, lanjut dia, modifikasi cuaca tetap harus dilakukan lewat benih awan.

"Khusus di Kalimantan kita tahu bahwa modifikasi cuaca berhasil dilakukan sehingga turun hujan ya, di Kalimantan Tengah, Palangka Raya dan sekitarnya," ungkapnya.

Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi setidaknya di enam provinsi, seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah luas terbakar di enam provinsi tersebut per 24 jam terakhir sebanyak 1.308,03 hektare dan luas yang akan dipadamkan 650,19 hektare.

Adapun titik panas atau hotspot per hari ini ada di 5.499 titik, sedangkan titik api atau fire spot sebanyak 247 titik. Terdapat 53.848 personel gabungan yang dikerahkan dalam menangani karhutla tersebut.