Budhy menanggapi terkait penolakan pembatasan pendakian di Gunung Rinjani dari para pelaku usaha jasa wisata dari Forum Lingkar Rinjani. Ia mengatakan, hal tersebut akan menjadi evaluasi dan tetap menampung aspirasi mereka.

"Tetap kita serap aspirasi teman-teman. Nanti akan kami sampaikan ke pemerintah pusat," ujarnya.

Sementara itu, Royal Sembahulun, ketua Forum Wisata Lingkar Rinjani (FWLR) mengatakan, tour operator (TO) akan membawa alat pemadam ringan (apar) setiap pendakian. Ia menyebut hal ini sebagai komitmen dari para pelaku jasa wisata untuk bersama-sama dalam melakukan pencegahan terjadinya Karhutla.

"Hari ini kami sudah sampaikan aspirasi kami kepada TNGR. Nanti teman-teman TO akan bawa apar ada yang ukuran kecil itu untuk dibawa naik, ini sebagai komitmen kita bersama untuk menjaga Rinjani," ucap Royal singkat.