Sebelumnya, TNI AU memastikan hingga saat ini proses pelatihan untuk calon penerbang pesawat tempur Rafale masih berlangsung.
"Pelatihan penyiapan sumber daya manusia sedang berjalan dan terus berjalan hingga seluruh pesawat datang," kata Komandan Skadron 12 Letkol Pnb Binggi "Rayden" Nobel saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (5/18).
Menurut Binggi, pihaknya telah memiliki delapan pilot pesawat tempur Rafale tahun ini.
Ke-8 pilot itu dipilih setelah sebelumnya menjalankan pelatihan dan seleksi yang ketat oleh pihak TNI AU.
Sebelum menjalani latihan, TNI memilih para calon penerbang Rafale berdasarkan pengalaman dan jam terbang tinggi sebagai penerbang tempur.
Setelah seluruh syarat telah terpenuhi, barulah para penerbang yang telah terpilih diizinkan untuk menjalani latihan sebagai calon pilot Rafale.