Stroberi, blueberry, dan rasberi kaya akan vitamin C serta antosianin, sedangkan teh hijau memasok senyawa polifenol katekin seperti EGCG. Keduanya bekerja menangkal serangan radikal bebas yang dapat merusak DNA sel prostat.

Kendati asupan gizi seimbang memberi perlindungan signifikan, para ahli menegaskan bahwa diet bukanlah pengganti tindakan medis. Kaum pria, terutama yang telah berusia 50 tahun ke atas atau memiliki riwayat keluarga penyakit prostat, tetap diimbau melakukan pemeriksaan berkala ke dokter spesialis urologi, termasuk melalui uji skrining antigen spesifik prostat (prostate-specific antigen/PSA).

Penerjemah: Farika Nur Khotimah