"Hal ini belum terjadi di AS, tetapi mengingat skala dan urgensi akan ancaman (dibanjiri mobil China) ini, kami mendesak untuk memberlakukan larangan terhadap kendaraan, perangkat lunak, dan perangkat keras asal China sebelum masa sidang tahun ini berakhir dan menjadikan kebijakan ini sebagai undang-undang," demikian tulis Presiden dan CEO AAI John Bozzella dalam surat resminya.
Pada 22 Juli lalu, Komite Perdagangan Senat menyetujui rancangan undang-undang terkait keamanan kendaraan terhubung yang mengusulkan larangan impor, produksi, penjualan, dan penjualan kembali dari produsen yang pemegang sahamnya berasal dari Tiongkok dengan besar saham 15 persen. Namun rancangan undang-undang itu masih menunggu persetujuan penuh dari Senat.