"Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pemulihan ketahanan keluarga dan sosial masyarakat. Dalam hal ini, peran Posyandu dan PKK menjadi sangat penting sebagai penggerak perubahan di tingkat keluarga dan komunitas," tambah Safriati.

Safriati mengajak pengurus/kader PKK dan pengurus/kader Posyandu untuk terus aktif melakukan pendampingan, edukasi kesehatan, serta memastikan pelayanan Posyandu tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan. Kehadiran kader di tengah masyarakat akan menjadi sumber kekuatan dan harapan bagi keluarga yang terdampak.

"Mari kita bangun kembali kehidupan masyarakat dengan semangat gotong royong, saling peduli, dan saling menguatkan, agar daerah terdampak dapat pulih dan bangkit dengan lebih baik. Saya percaya dan yakin, dengan dukungan seluruh pihak dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Ketua TP Posyandu Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Barat Trince Yuni Endi, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Manggarai Barat Maria Melly Weng, Kepala Desa Batu Cermin Marianus Yono Jehanu, Ketua TP PKK Desa Batu Cermin Yovita Dewi Suriany, pengurus/kader TP Posyandu dan TP PKK Kabupaten Manggarai Barat, serta perwakilan dari lima Posyandu Kabupaten Manggarai Barat.