Sebesar Rp858,60 miliar dari dana tersebut akan digunakan untuk mengonversi utang menjadi modal disetor. Utang tersebut berasal dari kewajiban kepada PT Garuda Nusantara Mineral, PT Saga Investama Sedaya, Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited.
Sisa dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya-biaya terkait akan digunakan sebagai modal kerja perseroan. Bagi pemegang saham lama yang tidak mengambil haknya, aksi korporasi ini dapat menyebabkan dilusi kepemilikan maksimal 72,22%.
Perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 6-12 November 2026.
BGTG - Buy 121-123 | TP 125-128 | SL 114
BUMI - Buy 200-206 | TP 210-214 | SL 193
MEDC - Buy 1440-1455 | TP 1470-1500 | SL 1370
UNTR - Buy 25450-25550 | TP 26000-26550 | SL 24100
BUVA - Buy 775-790 | TP 800-810 | SL 730
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.