TP Stage, Ground Floor The Papandayan

Pasar Jazz, Parking Area The Papandayan

Konsep panggung yang tersebar tersebut memungkinkan pengunjung menikmati berbagai penampilan dengan suasana yang berbeda selama festival berlangsung.

Tiket The Papandayan Jazz Fest 2026 terbagi dalam beberapa kategori, yakni Silver Pass, Gold Pass dan Platinum Pass.

Silver Pass memberikan akses harian ke enam panggung. Gold Pass memberikan akses ke area utama Suagi Grand Ballroom sekaligus panggung lainnya sesuai ketentuan tiket, sedangkan Platinum Pass memberikan akses penuh selama dua hari ke seluruh area festival.

Tiket TPJF 2026 dapat dibeli melalui situs resmi tpjazzfest.com dan platform GOERS.

Kolaborasi TP Jazz Management dengan Kota Baru Parahyangan menjadi bagian penting dari arah pengembangan program TP Jazz ke depan.

Marketing Manager Kota Baru Parahyangan, Joseph Ijong Dachlan, mengatakan pendekatan community-based development menjadi salah satu fondasi dalam pengembangan kawasan.

"Community-based development adalah tentang bagaimana sebuah kawasan bertumbuh bersama masyarakatnya. Seni, budaya, dan musik memiliki kemampuan untuk membangun koneksi antar individu, memperkuat identitas komunitas, serta menciptakan ruang interaksi yang bermakna. Karena itu, kolaborasi dengan TP Jazz Management menjadi langkah yang sangat relevan dengan visi yang kami kembangkan di Kota Baru Parahyangan," kata Joseph Ijong Dachlan.

Sementara itu, bagi maestro jazz Indonesia Dwiki Dharmawan, musik dari soundtrack film memiliki kekuatan untuk menghubungkan berbagai generasi melalui kenangan dan emosi.

"Soundtrack film adalah salah satu bentuk musik yang paling universal. Ketika sebuah lagu dimainkan, yang hadir bukan hanya melodinya, tetapi juga kenangan, cerita, dan emosi yang menyertainya. Itulah yang membuat konser seperti ini memiliki daya tarik yang kuat, karena musik menjadi ruang pertemuan bagi berbagai generasi," ujar Dwiki Dharmawan.

Melalui TPJF 2026, TP Jazz Management ingin menunjukkan bahwa festival musik tidak hanya berfungsi sebagai ruang pertunjukan, tetapi juga dapat menjadi penghubung tim redaksi musik, komunitas, edukasi, industri kreatif dan pariwisata.

Memasuki tahun ke-11, TP Jazz pun membawa visi yang lebih luas dengan membangun ekosistem yang berkelanjutan. Tema "Sound to the Soul" menjadi representasi dari upaya tersebut: menghadirkan musik yang tidak hanya terdengar, tetapi juga meninggalkan pengalaman dan kesan bagi para penontonnya.