"Kalian pikir dia bek sayap? Kalian bisa menyebutnya apa saja, winger, bek sayap, posisi menyerang, bertahan, dia bisa melakukan banyak hal. Hari ini dia bermain bagus," kata Alonso.
"Dia sangat kompetitif. Saat berada di dekat area pertarungan, dia menjadi ancaman bagi bek sayap mana pun. Saat berada di barisan belakang atau di antara lini, dia terhubung dengan baik bersama pemain di sekitarnya, dengan Joao Pedro, dengan Cole," ungkap Alonso.
Padahal, Pedro Neto nyaris cabut pada musim panas lalu. Ia sempat jadi incaran banyak raksasa seperti Manchester City, Al Hilal, juga Tottenham Hotspur. Tapi Chelsea enggan melepasnya dengan mudah, dengan membanderolnya 100 juta paun. Strategi tepat untuk menahannya di Stamford Bridge, yang kini berbuah manis.
Transformasi Pedro Neto yang kini bukan 'sekadar' sayap biasa akhirnya turut mengangkat performa Chelsea. Raksasa London itu kini berada di peringkat empat klasemen Liga Inggris, bersaing dengan Manchester City, Arsenal, dan Brighton & Hove Albion.