Lembaga riset Counterpoint Research mencatat pengiriman PC secara global merosot tajam hingga 21% secara tahunan (year-over-year/YoY). Counterpoint mengungkapkan bahwa pemicu utama anjloknya pengiriman PC adalah lonjakan harga komponen secara berturut-turut selama beberapa bulan terakhir.
Menghadapi kenaikan harga komponen dan tekanan biaya operasional, perusahaan semakin perlu mempertimbangkan total biaya kepemilikan perangkat (Total Cost of Ownership/TCO). Pertimbangan ini tidak hanya mencakup harga pembelian dan layanan purnajual, tetapi juga keandalan perangkat, kemudahan pengelolaan, serta keamanan data sepanjang masa penggunaannya.
Dalam konteks tersebut, ASUS Business melalui lini ExpertBook, ExpertCenter dan Expert Series lainnya menempatkan keandalan, keamanan, dan dukungan purnajual sebagai bagian dari pendekatan untuk membantu perusahaan mengelola perangkat sepanjang siklus penggunaannya.
Khusus UMKM yang tengah berkembang, efisiensi operasional menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih perangkat kerja. ASUS Business melalui lini ExpertBook menawarkan perangkat yang mendukung produktivitas, fleksibilitas peningkatan RAM dan penyimpanan pada model tertentu, serta kesiapan teknologi AI. Dukungan purnajual juga tersedia melalui garansi standar hingga tiga tahun, termasuk baterai dan adaptor, serta opsi perpanjangan hingga 60 bulan untuk produk enterprise tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Perlindungan ini dirancang untuk membantu mengurangi risiko biaya perawatan dan gangguan operasional.
"Hal ini penting karena bagi pelaku usaha, biaya kepemilikan laptop tidak berhenti pada saat pembelian. Keandalan perangkat, potensi biaya perbaikan, dan risiko terganggunya operasional juga perlu menjadi pertimbangan," kata Eric.
Komitmen Mitra Teknologi Jangka Panjang
Dalam satu hingga dua tahun ke depan, ASUS Business melalui ExpertBook, ExpertCenter, dan Expert Series lainnya berfokus memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi terpercaya bagi dunia usaha di Indonesia. "Bagi ASUS Business, ambisi untuk menjadi pemimpin pasar PC komersial Indonesia bukan sekadar tentang mencapai posisi nomor satu. Lebih dari itu, kami ingin membangun kepercayaan bahwa ketika sebuah perusahaan memilih ASUS, mereka memilih teknologi yang dapat diandalkan untuk mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan bisnisnya," kata Eric.
"Pada akhirnya, kami tidak hanya ingin menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis di Indonesia. Kami ingin menjadi teknologi yang membantu bisnis Indonesia terus bergerak maju," pungkasnya.