Sementara itu, Wakil Presiden Globethics sekaligus pendiri Yayasan Dharma Etika Madani (YADEMA) Dicky Sofjan mengatakan gagasan tersebut muncul seiring meningkatnya kebutuhan terhadap ruang dialog lintas negara, budaya, dan disiplin ilmu untuk membahas persoalan etika secara berkelanjutan.
βGlobethics bersama mitra sedang merencanakan, atau mempertimbangkan, untuk membentuk apa yang saya sebut sebagai Asia-Pacific Regional Ethics Forum,β kata Dicky.
Dicky menilai forum semacam itu semakin relevan di tengah kondisi global yang ditandai ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas atau dikenal dengan istilah VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity).
Dia menjelaskan persoalan lingkungan juga menjadi perhatian, termasuk kebakaran hutan yang dipicu kekeringan berkepanjangan dan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.