NADIKABAR.COM — Elon Musk telah memulihkan akses internet Starlink untuk Ukraina. Demikian diungkapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, setelah adanya pembatasan koneksi Starlink yang menghambat pergerakan angkatan bersenjata Ukraina.
Pernyataan Trump tersebut dilontarkan setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan konektivitas ke jaringan Starshield kelas militer, yang disediakan oleh sistem Starlink, belum pulih sepenuhnya.
Sebelumnya, Musk membantah jadi dalang di balik penurunan kecepatan tersebut, yang memengaruhi kemampuan Ukraina dalam menggunakan drone untuk menyerang Rusia dan melindungi diri.
Trump enggan menanggapi laporan yang menyebutkan bahwa ia telah menelepon Musk untuk memintanya mencabut pembatasan layanan tersebut. Namun ketika ditanya mengenai hal itu, ia mengatakan: "Intinya, dia sudah memulihkannya."
Dikutip NadiKabar dari BBC, pemerintahan Trump sebelumnya membantah telah menginstruksikan perusahaan milik Musk untuk membatasi akses tersebut.
Pembatasan konektivitas terjadi di tengah tekanan Trump terhadap Zelensky agar menghentikan serangan ke kilang minyak Rusia, yang menurut Trump menyebabkan lonjakan harga.
Ukraina menggunakan layanan Starlink untuk sipil maupun Starshield yang lebih aman, bergantung pada kebutuhan. Jaringan tersebut memanfaatkan 10.000 satelit di orbit rendah Bumi untuk menyediakan konektivitas, terutama di daerah terpencil dan medan pertempuran.
Peperangan modern sering kali mengandalkan penggunaan internet berkecepatan tinggi untuk mengoperasikan drone secara efektif.
Sebelumnya Zelensky mengatakan kecepatan sistem yang digunakan militer Ukraina masih belum pulih sepenuhnya. Ia menyebutkan bahwa kecepatannya belum kembali ke 400 km/jam. "Kami sedang mengupayakannya," cetusnya.
"Saya sedang menunggu kabar dari Menteri Luar Negeri AS, Rubio. Ia berjanji akan memberi kabar kepada saya dengan informasi lebih lanjut dalam waktu sekitar 48 jam," imbuhnya.
Presiden Ukraina melontarkan pernyataan tersebut tak lama sebelum Wall Street Journal melaporkan bahwa Trump telah menelepon Musk dan memintanya mencabut pembatasan penggunaan Starlink oleh Ukraina.
Kecepatan sistem Starlink di Ukraina sempat dibatasi pada angka sekitar 160 km/jam. Batasan kecepatan tersebut membuat drone serang dan pesawat pencegat Ukraina tidak berdaya dalam menghadapi serangan Rusia. Kini, sistem beroperasi lebih normal meski belum pulih sepenuhnya.
Pekan lalu, Musk menyatakan pemerintah AS yang memegang kendali akses Starshield, versi militer Starlink yang dipakai Ukraina. Ia menyebut sistem itu dirancang untuk Pentagon, yang mengisyaratkan pihak AS mungkin berada di balik pembatasan. Gedung Putih sendiri berulang kali membantah memerintahkan pembatasan akses.