NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya meluapkan kekesalannya atas kekalahan telak Partai Republik dalam pemilu sela 3 November. Luapan emosi Trump tampaknya tak terbendung lagi setelah dia sempat memberikan respons awal yang tenang, yang tergolong tidak biasa.

Trump awalnya menerima hasil pemilu sela tersebut dan mengucapkan selamat kepada Partai Demokrat yang meraih kemenangan telak atas Partai Republik, dengan kendali penuh DPR dan Senat AS jatuh ke tangan partai tersebut.

Presiden AS itu bahkan sempat melontarkan pujian langka dengan menyebut Partai Demokrat telah melakukan "pekerjaan yang baik".

Namun dua hari setelah pemilu sela digelar, seperti dilansir AFP, Jumat (6/11/2026), Trump melontarkan pernyataan keras yang menjadi ciri khasnya, dengan menyebut pemilu tersebut diwarnai kecurangan.

"Pemilu kita sangat curang, Anda tidak akan bisa membayangkannya," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih pada Kamis (5/11) waktu setempat.

Kekesalan Trump tampaknya memuncak setelah laju kemenangan Partai Demokrat semakin tak terbendung, menyusul potensi kekalahan tak terduga Partai Republik di negara bagian Mississippi, salah satu basis paling solid bagi Partai Republik.

Kandidat Partai Demokrat, Scott Colom, yang seorang kulit hitam berada di ambang kemenangan tak terduga untuk merebut kursi Senator Mississippi dari Partai Republik.