NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mendapatkan briefing mengenai opsi-opsi militer terhadap Iran, di tengah pertimbangan Washington untuk melancarkan serangan baru berskala besar. Pada saat bersamaan, setidaknya 10 pesawat militer AS telah mendarat di pangkalan udara Israel pekan ini.

Laporan media terkemuka AS, Wall Street Journal (WSJ), seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (30/10/2026), menyebutkan bahwa Laksamana Brad Cooper selaku Kepala Komando Pusat Militer AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, telah menjelaskan kepada Trump mengenai opsi-opsi militer baru terhadap Iran dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih pada Kamis (29/10) waktu setempat.

Laporan WSJ itu mengutip keterangan sejumlah pejabat Washington dan orang-orang yang mengetahui jalannya pertemuan terbaru di Gedung Putih tersebut.

Pertemuan di Gedung Putih itu juga melibatkan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth dan Pemimpin Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine, serta sejumlah anggota kabinet lainnya.

Pertemuan tersebut, menurut laporan WSJ, menyusul diskusi di Gedung Putih pada Rabu (28/10) waktu setempat, yang berlangsung antara para pejabat militer AS tersebut dengan Wakil Presiden AS JD Vance.

Diskusi-diskusi di Gedung Putih ini berlangsung saat pemerintahan Trump mempertimbangkan kemungkinan operasi militer baru terhadap Iran, menyusul serangkaian pengeboman pada awal tahun ini.