Pesawat-pesawat militer AS itu, menurut laporan KAN, telah mendarat di pangkalan udara Ovda dan Nevatim. Sejumlah pesawat militer AS lainnya dilaporkan telah dikerahkan ke pangkalan-pangkalan di Yordnaia, Arab Saudi, dan Qatar.
Disebutkan bahwa pesawat-pesawat militer itu berangkat dari Fort Bliss di negara bagian Texas, AS, yang merupakan lokasi salah satu pusat pertahanan udara terbesar milik militer AS, yang mencakup fasilitas-fasilitas terkait rudal pencegat dan baterai pertahanan udara.
Belum ada konfirmasi langsung dari militer AS mengenai pengerahan semacam itu. Masih belum diketahui secara jelas soal muatan yang dibawa oleh pesawat-pesawat kargo militer AS tersebut, atau apakah Washington telah memutuskan untuk kembali menyerang Iran.
Seorang pejabat Israel, yang tidak disebut namanya, mengatakan kepada KAN bahwa Tel Aviv dan Washington melakukan koordinasi erat terkait persiapan militer kedua negara.
"Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi dengan sangat erat, dan meskipun belum ada keputusan yang diambil mengenai masalah ini, pihak Amerika maupun Israel tengah bersiap menghadapi keputusan apa pun yang mungkin diambil oleh Presiden Donald Trump," kata pejabat tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut.