"Saya telah mendamaikan delapan perang, dengan surat-surat dukungan yang dikirimkan oleh para Presiden dan Perdana Menteri dari negara-negara yang saya bantu kepada Komite Nobel Norwegia, dan saya juga akan segera mendamaikan, atau mewujudkan perdamaian, untuk dua konflik lainnya, Iran dan Rusia/Ukraina," kata Trump dalam postingannya.
Dalam argumennya, Trump menilai keberhasilan dirinya menyelesaikan konflik sengit antara Pakistan dan India seharusnya "sudah lebih dari cukup untuk memenangkan Hadiah Nobel".
"Kenyataannya, saya seharusnya memenangkan delapan Nobel Perdamaian, bukan hanya satu," tegas Presiden AS tersebut.
Trump kemudian menjabarkan delapan perang yang diklaim telah berhasil didamaikan oleh dirinya, yakni Kamboja-Thailand, Kosovo-Serbia, Republik Demokratik Kongo-Rwanda, Pakistan-India, Israel-Iran, Mesir-Ethiopia, Armenia-Azerbaijan, dan Israel-Hamas.
"Selain itu, saya mencegah Iran memiliki senjata nuklir yang dapat meluluhlantakkan seluruh Timur Tengah, dan akhirnya, wilayah yang jauh lebih luas lagi! Saya telah menyelamatkan lebih banyak nyawa dibandingkan siapa pun dalam sejarah," klaim Trump dalam pernyataannya.