Diketahui, selama setahun terakhir, Trump semakin vokal dalam mengkritik pemerintahan komunis Kuba. Trump mengatakan bahwa pemerintah Kuba berada di bawah "tekanan luar biasa" dan sedang "mengalami kegagalan yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Namun, AS belum memberikan gambaran rinci mengenai seperti apa perubahan yang mereka harapkan akan terjadi di Kuba.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez bereaksi dengan marah terhadap komentar Trump. Ia menuduh presiden AS tersebut menyebarkan "kebohongan".

"Pemerintah AS tidak mampu menerima kenyataan bahwa Kuba berhak menjadi negara yang berdaulat penuh dan merdeka," tulis Bruno Rodriguez di platform X.