Para pakar energi juga meragukan tambahan pasokan diesel Rusia akan menurunkan harga bahan bakar AS secara signifikan. Mereka menilai gangguan akibat perang AS melawan Iran menjadi faktor utama kenaikan harga energi. Trump membela kesepakatan tersebut dengan alasan dapat membantu petani dan peternak Amerika.

Kritik lain berkaitan dengan undang-undang AS yang melarang impor produk energi Rusia sejak invasi Ukraina pada 2022. Anggota DPR dari Partai Demokrat, Lloyd Doggett, menuduh Trump melanggar aturan tersebut. "Trump secara langsung melanggar undang-undang itu," kata Doggett pada Senin (12/10).

Pada September, Trump juga menandatangani undang-undang sanksi baru terhadap Rusia yang mencakup tarif bagi negara pengimpor minyak Rusia. Sebagian besar ketentuannya dijadwalkan berlaku pada Minggu (18/10), tetapi penerapannya kini dipertanyakan setelah kesepakatan diesel tersebut.

Sementara itu, pertemuan pejabat AS dan Ukraina di Miami belum menghasilkan kesepakatan formal. Menurut Reuters, Kyiv terbuka terhadap gencatan senjata di sektor energi jika Rusia melakukan hal serupa.

Ukraina juga menolak menyerahkan wilayah tambahan. Sumber yang dekat dengan Kremlin mengatakan kepada Reuters bahwa Putin menginginkan sisa 11 persen wilayah Donbas sebelum kembali ke meja perundingan.