Spekulasi merebak terkait insiden di pangkalan udara Inggris pada 27 September lalu, yang diawali oleh aduan warga setempat soal keberadaan sekelompok pria dengan beberapa mobil van yang melakukan aktivitas "mencurigakan".
Lima tersangka, yang semuanya warga negara Inggris, ditangkap dan diselidiki atas dugaan aksi terorisme, namun belakangan kelimanya dibebaskan dengan jaminan. Otoritas London juga menangkap seorang warga negara Inggris-Iran terkait insiden yang sama, namun dia juga akhirnya dibebaskan dengan jaminan.
Menurut kepolisian antiterorisme Inggris, para penyidik tidak menemukan bahan peledak di dalam mobil-mobil van mencurigakan itu, melainkan hanya mendapati "sejumlah bensin".
Trump menolak untuk berkomentar mengenai laporan yang menyebut ancaman tersebut melibatkan drone tempur. "Saya tidak bisa mengungkapkannya kepada Anda, tetapi jika mereka melakukannya, mereka akan menanggung akibat yang sangat berat," ucapnya.
"Kami sebenarnya mengetahui siapa pihak yang melontarkan ancaman tersebut," ujar Trump, sembari menambahkan: "Mereka diduga terkait dengan Iran."