Dalam pernyataan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menyatakan "keyakinan terhadap keamanan seluruh pangkalan kita". Rubio menegaskan bahwa fasilitas-fasilitas Amerika "secara teoretis dapat terancam kapan saja, dan itulah sebabnya terdapat pengamanan ketat di sekelilingnya".

Dia menambahkan bahwa Washington bekerja sama dengan London dalam penyelidikan insiden tersebut.

Laporan media New York Times (NYT), yang mengutip dua pejabat AS, menyebutkan bahwa pesawat-pesawat pengebom B-1 dipindahkan setelah para komandan menerima ancaman baru mengenai rencana yang didukung Iran.

Salah satu pejabat AS yang dikutip NYT mengatakan bahwa informasi baru itu merupakan bagian dari peringatan ancaman serupa yang muncul tiga pekan lalu, namun situasinya menjadi mendesak dalam 24 jam terakhir.