Setelah mengikuti pelatihan, para mahasiswa membawa materi tersebut ke lokasi KKN di 10 desa di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Edukasi keuangan kemudian diberikan kepada sekitar 300-400 siswa sekolah dasar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak mengenai pentingnya mengelola keuangan sekaligus menanamkan kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah.
Kedua rangkaian program tersebut menggunakan pendekatan edukasi berjenjang. Artinya, pengetahuan yang diberikan Tugu Insurance kepada mahasiswa tidak berhenti pada peserta pelatihan, tetapi diteruskan melalui kegiatan edukasi langsung kepada masyarakat.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman menerapkan ilmu di tengah masyarakat, tetapi juga berperan sebagai agen yang membantu memperluas jangkauan edukasi keuangan.
Kolaborasi Bakti Tugu dengan lembaga pendidikan tersebut menghadirkan edukasi keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap kelompok masyarakat. Bagi para penerima manfaat, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengambil keputusan keuangan secara lebih terencana, baik dalam mengelola pendapatan keluarga maupun membangun kebiasaan finansial sejak dini.
Melalui Tugu EduAction, Bakti Tugu terus mendorong kolaborasi antara sektor swasta, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk memperluas akses terhadap literasi keuangan. Dengan melibatkan mahasiswa sebagai penghubung, edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya bermanfaat dalam satu kegiatan, tetapi juga dapat diteruskan kepada lingkungan dan masyarakat yang lebih luas.