NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengatakan sebanyak tujuh pedagang masih menunggu verifikasi status aset terkait penataan kawasan Setu Babakan, Jagakarsa.
"Dari 216 pedagang, keseluruhannya, prinsip, sudah dilakukan penanganan. Memang, di sana masih ada tujuh pedagang yang belum dilakukan penanganan karena masih terkait dengan kami harus memastikan posisi aset yang bersangkutan," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo kepada wartawan di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Jumat.
Dia mengatakan penanganan terhadap 216 pedagang di kawasan tersebut pada prinsipnya telah dilakukan. Namun, tujuh pedagang masih menunggu kepastian mengenai status aset yang menjadi lokasi mereka berjualan.
Menurut dia, pemerintah perlu memperoleh informasi mengenai status aset dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebelum melaksanakan penertiban lanjutan.