Perseroan juga meraih penghargaan Best Responsibility of the Board dalam kategori Mid Cap pada The 17th Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Conference and Award 2026, serta menjadi satu-satunya emiten ritel yang menerima penghargaan dalam ajang tersebut.
Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen Perseroan dalam meningkatkan peran dan tanggung jawab Direksi serta Dewan Komisaris, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan pengelolaan perusahaan berjalan dengan baik.
"Bagi kami, tata kelola perusahaan yang baik bukan sekadar pemenuhan standar, melainkan fondasi untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Seiring dengan pertumbuhan dan meningkatnya kompleksitas bisnis, penerapan tata kelola yang kuat membantu Perseroan memastikan setiap keputusan strategis mempertimbangkan risiko dan kepentingan jangka panjang," paparnya.
"Oleh karena itu, pencapaian ACGS dan penghargaan dari IICD menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus memperkuat penerapan praktik tata kelola yang berkualitas," sambung Gregory.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan mengintegrasikan prinsip tata kelola perusahaan ke dalam Sustainability Ambition 2030. Hal tersebut mencakup empat pilar utama, yaitu People, Environment, Business, dan Good Corporate Governance (GCG).
Penerapan tata kelola yang kuat membantu Perseroan menjalankan berbagai inisiatif pada keempat pilar secara terarah dan berkelanjutan. Selain itu, aspek keberlanjutan juga diintegrasikan ke dalam strategi serta pengembangan bisnis Perseroan.
Penerapan prinsip-prinsip tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk menjaga kualitas tata kelola dan kepercayaan pemangku kepentingan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainability Ambition 2030.