Nasib Indonesia akhirnya berada di tangan Ubed yang turun pada partai kelima menghadapi Weng Hong Yang. Tekanan yang dihadapi Ubed tidak main-main.

Pada gim pertama, pemain muda Indonesia tersebut bahkan sempat berada di ambang kekalahan ketika Weng mencapai game point lebih dulu. Namun Ubed mampu membalikkan keadaan dan merebut gim pertama dengan skor dramatis 23-21.

Momentum tersebut berlanjut pada gim kedua. Ubed tampil semakin percaya diri dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.

Kemenangan itu memastikan Indonesia melakukan comeback dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2 atas China.

Hasil tersebut sekaligus mempersembahkan medali emas pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia juga mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali merebut emas nomor beregu putra Asian Games. Terakhir kali Merah Putih menjuarai nomor ini adalah pada Asian Games Bangkok 1998.

Ubed mengaku sempat gugup pada awal pertandingan. Ia bahkan nyaris kehilangan gim pertama ketika Weng mencapai game point 20-16. Namun, Ubed mampu merebut tujuh dari delapan poin berikutnya untuk menang 23-21 sebelum tampil lebih dominan pada gim kedua.

"Pastinya senang banget, apalagi ini pertama kali saya debut di Asian Games. Terus ada dua kali penentu juga, jadi penentu," kata Ubed seusai pertandingan dikutip dari NadiKabar.