Jokowi juga menjelaskan proses penyelesaian pendidikan sarjananya. Ia mengaku menjalani ujian skripsi pada 23 Oktober 1985 dan dinyatakan lulus dengan nilai A. Sementara itu, wisuda dilaksanakan pada 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menunjukkan ijazah dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga S1 kepada pengunjung sidang. Ia juga menegaskan foto berkumis tipis dan berkacamata yang tertera pada ijazah S1 merupakan dirinya.

Selepas persidangan, Jokowi berharap proses hukum dapat memulihkan nama baiknya atas tudingan ijazah palsu.