NADIKABAR.COM — Universitas Gadjah Mada (UGM), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK UGM) memperkuat ekosistem inovasi vaksin dan imunisasi melalui pertemuan internasional akademisi di kawasan Asia-Pasifik.

Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata, di Yogyakarta, Jumat, mengatakan ekosistem inovasi vaksin akan terbangun melalui kolaborasi yang baik antara ilmuwan, peneliti, produsen, regulator, dan penyedia layanan kesehatan.

"Ilmuwan mempelajari penyakit dan mengembangkan calon vaksin, tim peneliti menguji keamanan dan efektivitasnya, regulator meninjau buktinya, produsen memproduksi vaksin, dan penyedia layanan kesehatan mendistribusikan vaksin ke masyarakat," katanya.

Menurut dia, keterhubungan antarlembaga dan individu itu sangat penting karena jika satu bagian lemah, penemuan yang sangat menjanjikan tidak akan pernah sampai kepada orang-orang yang membutuhkannya.

"Jadi tujuan kita, aspirasi kita adalah agar vaksin yang aman dan efektif bisa menjangkau sebanyak mungkin orang," ujarnya.