"International Vaccine Symposium 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas penguatan ekosistem inovasi vaksin, mulai dari penelitian dan pengembangan, uji klinis, produksi, hingga kebijakan dan penerapannya dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Menurut dia, forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara akademisi dan peneliti Indonesia dengan jejaring kolaborasi regional dan internasional.

"Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penelitian, memperluas kerja sama antarnegara," ujarnya.

Melalui forum tersebut, ia juga berharap hasil riset dan inovasi vaksin dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun kawasan Asia-Pasifik.