NADIKABAR.COM — Universitas Indonesia dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjalankan sejumlah upaya untuk menangani dampak kesehatan kebakaran hutan dan lahan yang melanda tujuh provinsi, salah satunya dengan meningkatkan kesiapsiagaan tenaga serta fasilitas kesehatan.
"Kami sedang berkoordinasi juga dengan para sejawat di berbagai daerah tersebut, dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan terbaik, serta para donatur yang mudah-mudahan bisa memberikan bantuan juga," kata Dekan Fakultas Kedokteran UI Anna Rozaliyani di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan, biasanya ada tim medis FK UI yang siap siaga untuk ke daerah bencana. Namun demikian, katanya, ada kondisi-kondisi tertentu yang sangat tidak memungkinkan langkah tersebut, misalnya masalah keselamatan.
"Oleh karena itu, kita juga mendorong kebijakan berbasis bukti yang nantinya akan diterapkan oleh pemerintah dan semua stakeholder untuk evaluasi," katanya.
Anna menilai, persoalan melindungi anak bangsa bukan hanya tanggung jawab satu institusi tentu saja, tetapi ini adalah tanggung jawab semua pihak. Pemerintah, katanya, harus memperkuat apa yang sudah dikerjakan saat ini, termasuk juga menghentikan upaya pembakaran hutan lebih jauh, selain memadamkan api, kemudian juga menegakkan hukum.