"Dunia usaha juga wajib menjalankan tanggung jawab yang sama. Tentu masyarakat dalam hal ini kita harapkan agar tidak panik, dan berharap kita juga dapat membantu, dan yang penting adalah teman-teman media yang berperan menyebarkan informasi yang akurat dan mengarahkan masyarakat pada tindakan yang tepat," katanya.

Dia mencontohkan, laporan kematian pada anak tidak bisa serta merta dikaitkan dengan asap sebagai penyebab langsung.

Dia juga meminta agar solidaritas, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor dikuatkan.

Masyarakat diminta untuk membantu memantau kualitas udara, mengurangi pajanan asap dengan cara berkegiatan di dalam rumah atau di tempat aman, serta mencari pertolongan medis untuk kasus-kasus yang mengganggu kesehatan.