Berdasarkan sektor usaha, pertanian menjadi sektor dengan proporsi pelaku usaha yang mencatatkan kenaikan omzet tertinggi, yakni 74 persen. Selanjutnya, sektor transportasi dan logistik serta konstruksi masing-masing mencapai 68 persen. Proporsi yang sama juga tercatat pada sektor industri pengolahan.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa penguatan kinerja UKM tidak hanya terjadi pada sektor yang berkaitan langsung dengan konsumsi masyarakat, tetapi juga ditopang sektor-sektor produktif yang terhubung dengan rantai pasok dan kegiatan ekonomi lainnya.

Menurut Andre, kondisi tersebut menjadi modal bagi pelaku UKM untuk mempertahankan kinerja usaha pada paruh kedua 2026. Penguatan ekosistem usaha serta dukungan terhadap sektor-sektor produktif dinilai dapat membantu pelaku usaha memanfaatkan ruang pertumbuhan yang masih tersedia.