"Dengan adanya inovasi model hijab sekarang sudah beragam, saya mendorong agar ruang kebebasan menggunakan hijab dijaga secara konsisten hingga tingkat implementasi di lapangan," katanya.
Bagi Sukamta, latsarmil bukan alasan untuk melarang calon kadet perempuan menggunakan hijab. Calon kadet tetap bisa menggunakan hijab dengan model yang sesuai dengan keleluasaan gerak selama latihan.
"Misalnya ketika latsarmil mempertimbangkan keamanan dan keselamatan peserta, perlu menggunakan hijab yang aman serta memenuhi keleluasaan gerak selama latihan," imbuh Sukamta.
Hijab bukanlah sebuah batasan untuk seseorang bisa berkembang. Bahkan atlet masa kini juga sudah menggunakan model hijab yang aman dan tetap memenuhi ketentuan agama.