Prof Suharman mengatakan kerja sama ini berpotensi dikembangkan melalui pertukaran mahasiswa, studi lanjut, penyusunan program double degree, dan kegiatan akademik bersama.

Sementara itu, bagi dosen dan peneliti, jejaring tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk merancang penelitian lintas institusi, berbagi keahlian, serta meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah bersama.

"Realisasi berbagai peluang tersebut memerlukan tindak lanjut di tingkat fakultas dan program studi, termasuk pemetaan bidang yang sesuai, penyusunan skema kegiatan, serta pembahasan teknis dengan perguruan tinggi mitra," ujarnya.