NADIKABAR.COM — Uni Eropa (European Union/EU) mengalokasikan 200 ribu euro (sekitar Rp4,02 miliar) untuk menyediakan bantuan kemanusiaan darurat bagi masyarakat Indonesia yang terdampak bencana kekeringan berkepanjangan di sejumlah wilayah.
Menurut pernyataan resmi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam yang diterima di Jakarta, Selasa, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih dan menekan risiko kesehatan bagi 200 ribu penerima manfaat di berbagai daerah yang paling terdampak.
Lembaga supranasional Eropa itu akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendistribusikan air bersih menggunakan truk tangki dan kendaraan bak terbuka, melakukan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta menyediakan sarana penampungan air yang memadai bagi masyarakat.